Selasa, 02 April 2013


ISLAM YANG HAQIQI

Makna islam, makna tauhid , dan  ajaran yang terkandung dalam islam.

Arti kebenaran

ALLAH SWT Berfirman :
فذالكم الله ربكم الحق  فماذا بعدالحق الا الضلال فاني تصرفون .... الاية
Itulah ALLAH SWT sebagai tuhanmu yang haq  maka tidak ada setelah kebenaran melainkan adalah kebathilan.
Maka beruntunglah bagi hamba –hamba yang  beriman  dan memilih untuk beragama islam  karena itulah jalan yang benar,  islam memberikan semua petunjuk cara hidup dalam segala hal dan aspek kehidupan, ALLAH SWT berfirman :
اليوم اكملت لكم دينكم واتممت عليكم نعمتي ورضيت لكم الاسلام دينا
“Hari ini telah aku sempurnakan untukmu agamamu  dan telah aku sempurnakan  ni’matku kepadamu  danaku ridoi islam menjadi agamamu”.
Islam merupakan Addin Al-haq (agama yang benar ) dan merupakan agama samawi yaitu agama yang di turunkan dari langit (agama yang diturunkan dari ALLAH SWT ). Islam secara etimologi adalah musytaq  dari kata “aslama”  yang  memiliki makna “tunduk”  jadi seorang yang telah berpredikat muslim  berarti dia adalah seorang  yang selalu tunduk terhadap ketetapan dan  selalu menjalankan ajaran dalam Islam yang ALLAH SWT turunkan .
Kekuatan yang harus dimiliki oleh seorang muslim adalah kekuatan aqidah  yaitu bertauhid kepada ALLAH SWT, dan tidak mentuhankan kepada selain ALLAH SWT, ALLAH bersifat wahdaniat  ( satu ) ALLAH SWT berfirman :
قل هو الله احد[1 ] الله الصمد [2 ] لم يلد ولم يولد [3 ] ولم يكن له كفوا احد [ 4]    
“katakana wahai Muhammad dialah ALLAH tuhan yang esa *ALLAH   bersifat “asshamad” (untuk memohon segala urusan ) * LLAH tidak melahirkan dan tidak dilahirkan * dan tidak ada sesuatupun  yang serupa bagi ALLAH.
ALLAH adalah Dzat yang menciptaka alam semesta , langit dan bumi  beserta semua isinnya yang ada di langit dan yang ada di bumi , daialah Dzat yang mengatur alam semesta dan memberi  rizqi kepada semua makhluknya yang hidup di bumi.
Setelah kokoh ketauhidan seorang muslim  dia pasti siap untuk menjalankan semua ajaran dalam islam , yang bersifat perintah dia mau menjalankannya dan yang berupa larangan diapun mau meninggalkannya, tidak ada memilih sesuai kehendak sendiri  tapi dia jalankan sesuai kehendak ALLAH SWT , itulah sifat dan sikap seorang muslim  yang kaffah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cari di Blog Ini