ISLAM YANG HAQIQI
Sejarah ahlul hulul dan wahdatul wujud , orang-orang sufi.
1. IBNU ‘ARABI : Muhiddin Abu
Abdullah Muhammad ibn Ali ibn Muhammad ibn Ahmad ibn Abdullah Hatimi at-Ta’i (28
Juli 1165-16 November 1240) atau lebih dikenal sebagai Ibnu
Arabi adalah seorang sufi sesat terkenal dalam perkembangan
tasawuf di dunia Islam. Ibnu Arabi dilahirkan pada tanggal 28
Juli 1165 di Al-Andalus, Spanyol. Pada usianya yang ke 8,
bersama keluarganya, ia pindah ke Sevilla. Pada tahun 1198, ia pergi
ke Fez,Maroko. Ibnu Arabi menghasilkan banyak karya, sejumlah 300 buku. Di
antara buku-buku itu, yang dikenal adalah Fushush al-Hikam dan Futuhat
al-Makkiyyah juga Tarjuman al-Asywaq.futuhat adalah karyasesat yg
menyingkap ilmu gaibul gaib uluhiyat & rububiyyat.
2. JALALUDIN RUMI
: Maulana Jalaluddin Rumi Muhammad bin Hasin al Khattabi
al-Bakri (Jalaluddin Rumi) atau sering pula disebut dengan nama Rumi adalah
seorang penyair sufi yang lahir
di Balkh (sekarang Afganistan) pada tanggal 6 Rabiul Awwal tahun
604 Hijriah, atau tanggal 30 September 1207 Masehi. Ayahnya
masih keturunan Abu Bakar, bernama Bahauddin Walad. Sedang ibunya berasal
dari keluarga kerajaan Khwarazm. Ayah Rumi seorang cendekia yang saleh,
mistikus yang berpandangan ke depan, seorang guru yang terkenal di Balkh. Saat
Rumi berusia 3 tahun karena adanya bentrok di kerajaan maka keluarganya
meninggalkan Balkh menuju Khorasan. Dari sana Rumi dibawa pindah ke Nishapur,
tempat kelahiran penyair dan alhi matematika Omar Khayyam. Di kota ini Rumi
bertemu dengan Attar yang meramalkan si bocah pengungsi ini kelak akan masyhur
yang akan menyalakan api gairah Ketuhanan.
3. AL-HALLAJ : Abu
Al-Mugis Al-Husain ibnu Mansur al-Baidlawi atau biasa disebut dengan “Al-Hallaj” adalah salah
seorang dedengkot sufi yang dilahirkan di kota Thur yang
bercorak Arab di kawasan Baidhah, Iran Tenggara, pada tanggal 26
Maret 866M. Ia merupakan seorang keturuna Persia. Kakeknya adalah
seorang penganut Zoroaster dan ayahnya memeluk islam. Al-Hallaj
merupakan dedengkot sufi abad ke-9 dan ke-10 yang paling
terkenal. Ia terkenal karena berkata: “Akulah Kebenaran”, ucapan
yang membuatnya dieksekusi.
4. Syekh Siti Jenar (juga dikenal dalam banyak
nama lain, antara lain Sitibrit, Lemahbang, dan Lemah
Abang) adalah seorang tokoh yang dianggap sebagai sufi di Pulau
Jawa. Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal-usulnya. Di masyarakat,
terdapat banyak variasi cerita mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar. Ajarannya
yang terkenal, yaitu Manunggaling Kawula Gusti.