بسم الله الرحمن الرحيم
TAFSIR MIMPI MENURUT ALQUR’AN
DAN ASSUNNAH
Segala Puji Bagi Allah SWT, Dzat yang telah menciptakan segala sesuatu,
aku berlindung kepadaNYA dari kejahatan nafsuku siapa yang Allah SWT tunjuki tidak
ada yang bisa menyesatkannya; dan siapa yang Dia sesatkan tiada yang bisa
menujukinya.
Mimpi merupakan sesuatu yang gaib
.setiap manusia pasti telah merasakannya . ia datang tidak terduga , kadang
diharapkan kehadirannya kadang tidak. Mimpi bisa mendatangi anda dalam sesuatu
yang buruk ,mencekam dan seram. Juga kadang sebaliknya, indah,
menyenangkan bahkan dapat menjadikan motivasi dalam hidup anda.
Berikut ini , saya akan mencoba untuk menerangkan sekelumit tentang mimpi dan ta’birnya yang diambil dari
berbagai kitab yang dikarang oleh
orang-orang soleh seperti Ibnu Sirin,
abu saad dan yang lainnya.
Adapun Dalil-dalil tentang
mimpi banyak diterangkan didalam alqur’an dan hadits nabi, diantaranya,:
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam
bukhari Nabi bersabda : “kenabian telah habis kecuali al mubasyirat.”para
sahabat bertanya , apakah almubasyirat itu ,? “ Beliau menjawab ,:
mimpi yang baik.”
Mimpi Di dalam Al Qur’an.
Allah SWT berfirman ,
1.
“ ingatlah ketika yusuf
berkata kepada ayahnya ,” whai ayahku, sesungguhnya aku melihat sebelas bintang
,matahari dan bulan ; kulihat semuanya bersujud kepadaku .’ ayhnya berkata,’hai
anaku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu , maka
mereka mambuat makar (untuk membinaskanmu ) . sesungguhnya syetan musuh yang
nyata bagi manusia.” (QS –yusuf :4-5)
2.
“dan bersama dia masuk
pula kedalam penjara dua orang pemuda .berkatalah salah seorang diantara
keduanya. ‘ sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku memeras anggur .’ dan yang
lainya berkata .’ sesungguhnya aku bermipi
bahwa aku membaw aroti diats
kepalaku , sebagiannya dimakan burung .berikanlah kepada kami ta’birny ;
sesungguhnya kami memandang kamu termasuk orang –oarng yang pandai
(menta’birkan mimpi ).’ Yusuf berkata ,tidak disampaikan kepada kamu berdua
makanan yang yang akan di berikan kepadamu melainkan aku telah dapat
menerangkan jenis makanan itu , sebelum
makanan itu sampai kepadamu . yang demikian itu adalah sebagian dari apa yang
diajarkan kepadaku oleh tuhanku .sesungguhnya aku telah meninggalkan agama
orang-orang yang tidak beriman kepad
Allah, sedang mereka ingkar kepada hari kiamat.” ( QS yusuf : 36-37 )
Dan banyak lagi ayat –ayat dan hadits nabi
yang menerangkan tentang mimpi,yang tidak kami cantumkam di blog ini .
Jenis Mimpi.
1.
Mimpi yang
benar
Mimpi
yang benar ialah gambaran yang benar
menurut akal batiniah, yang mengungkapkan kebenaran yang kokoh, yang tersimpan
dalam benak, yang bahasanya benar , dan yang menunjukan aneka makna yang
konsisten. Mimpi yang benar terbagi empat.
a.
. mimpi yang benar dan menjadi
kenyataan. Mimpi ini menginformasikan kebenaran. mimpi demikian merupakan
merupakan bagian dari kenabian.
b.
Mimpi yang baik. Ia merupakan kabar
gembira dari Allah ta’ala.
c.
Mimpi simbolis atau bisikan yaitu
yang terjadi dan dapat menjelaskan masalah rumit yang tengah dihadapi di dalam
kehidupan .
d.
Mimpi yang menakutkan yaitu yang mengingatkan aka nada bahaya yang
mengancam atau suatu pengaruh yang mengganggu.jenis mimpi ini terungkap dalam QS.
yusuf:43.
2.
Mimpi yang
mungkin benar.
Ialah
gambaranyang mereflesikan berbagai fikiran atau perbuatan manusia.perilakunya
ketika sadar disampaikan kepada hatinya, lalu dia melihat perilaku tersebut di
dalam mimpi.
3.
Mimpi kosong
atau mimpi yang tidak bermakna
Ia adalah mimpi
yang bagian-bagiannya tidak difahami oleh pemimpi itu sendiri. Atau kejadiannya
tidak dapat diingat secara sistimatis, mimpi jenis ini adalah batil dan tidak
dapat ditakwilkan sebab imimpian yang diciptakan oleh syetan.
Etika pelaku mimpi:
1.
Tidak menceri takan mimpinya kepada
orang yang hasad sebagaimana di terangkan dalam alqur’an surat Yusuf ;5
2.
Jangan menceritakanmimpinya kepada
orang bodoh . nabi bersabda , “ janganlah kamu menceritakan mimpimu kecuali
kepada orang yang dicintai atau kepada
orang yang pandai.
3.
Jangan meceritakan mimpi kecuali
secara rahasia, karena diapun melihatnya secara rahasia pula.
Adapun takwil
–takwil tentang mimpi diantaranya adalah
:
1.
Takwil Mimpi
Hamba di Hadapan Tuhannya
Ustad abu saad mengatakan
bahwa barangsiapa mimpi seolah dia
berdiri di hadapan tuhannya sedang
Allah melihatnya maka mimpinya itu
merupakan mimpi rahmat , jika jika dia orang saleh
,jika
bukan orang sale maka waspadalah.
Jika mimpi bermunajat kepada-NYA
berarti dia dimulyakan dengan kedekatan kepada-NYA dan disukai manusia .
Jika mimpi seolah –olah sujud di hadapan Allah ,dia didekatkan
dengan-NYA dan dicintai manusia. Karena
Allah berfiman :
“ Dan sujudlah dan dekatlah
(dirimu kepada tuhan ) “ ( QS . al’alaq: 19).
Jika berbicara dengannya di balik hijab , maka agamanya menjadi
baik dan dapat melaksanakan amanah .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar